Ini lho, Rahasia Para Food Photographer Pro Memotret Hidangan!

Rahasia Food Photographer Pro Memotret Hidangan

Food photography atau fotografi makanan pada zaman serba digital ini, tidak bisa dilepaskan dari pertumbuhan bisnis kuliner yang semakin hari kian semarak. Untuk merayu pelanggan, para pengusaha harus semakin kreatif demi menjadi pemenang.

Di antara banyak jurus promosi bisnis kuliner, khususnya restoran digital, menonjolkan wujud produk melalui fotografi adalah salah satu cara yang paling populer. Dengan begitu, para pelanggan akan mengetahui dan tertarik dengan apa yang akan mereka makan.

Seperti halnya bidang yang lain, fotografi pun punya tantangannya sendiri. Misalnya, bagaimana cara memberi ‘nyawa’ pada sebuah foto kuliner dengan menonjolkan sisi paling menarik dari hidangan tersebut.

Solusi Meeberlite

Dalam aplikasi Meeberlite, terdapat fitur khusus unggah foto hidangan dengan dimensi 1:1. Dengan begitu, Anda sebagai pengusaha tak perlu lagi mengeluarkan biaya print flyers, cetak spanduk maupun cetak menu anyar dalam promosi Anda. Selain itu, promosi bisa lebih cepat tersebar dan tepat sasaran. Lebih efektif dan efisien bukan?

Lebih-lebih, Anda sebagai pengguna Meeberlite tak perlu menjadi atau bahkan menyewa fotografer profesional untuk melakukannya. Soalnya, Anda bisa melakukannya sendiri. Fotografer-fotografer kesohor, dalam tips-tips fotografi mereka, selalu menekankan pada angle atau sudut pengambilan gambar.

Rahasia Para Food Photographer Pro

Nah, ada berbagai macam teknik angle dengan objek makanan. Tetapi, ada tiga yang paling populer untuk diterapkan secara sederhana. Tiga angle itu antara lain straight on, 45 degrees dan flat lay.

Tetapi, tiga angle itu hanya akan menciptakan hasil yang maksimal jika sesuai dengan bentuk makanan yang hendak diabadikan. Ada dua hal yang kudu diperhatikan. Makanan itu bersifat tinggi (tall) atau datar (flat). Jadi, bentuk makanan tersebut bakal mempengaruhi angle yang akan dipakai.

Lalu, apa perbedaan masing-masing teknik itu? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.  Bagi pengguna Meeberian, Anda juga bisa menerapkan tips mudah berikut ini.

1. Straight On / Head on

Flat lay by Shutterstock
Flat lay by Shutterstock

Teknik ini merupakan yang paling mudah. Anda hanya perlu menempatkan lensa kamera sejajar dengan objek. Teknik ini bagus untuk menonjolkan adanya lapisan-lapisan (layers) yang ada dalam sebuah hidangan. Misalnya saja, burger dan minuman beraneka komposisi dalam gelas.

2. 45 degrees

45 degrees by Shutterstock
45 degrees by Shutterstock

Keunggulan teknik 45 degrees ini adalah bisa menonjolkan teksur tiga dimensi dari objek. Lekukan dan tonjolan pada hidangan bisa sangat terlihat. Pada umumnya, para fotografer menggunakan angle 45 degrees ini secara close up.

3. Flat lay atau top down

Straight On by Shutterstock
Straight On by Shutterstock

Bila Anda berniat menyajikan sebuah gambar hidangan yang kaya isi, maka teknik flat lay ini bisa dipakai. Misalnya foto makanan berkuah seperti soto. Angle 45 degrees tidak akan cukup untuk mengkover seluruh isi hidangan dalam mangkok. Satu-satunya cara memotretnya adalah dari atas.

Nah, itulah rahasia para fotografer pro yang bisa Anda terapkan secara sederhana. Tunggu apa lagi, segera pakai aplikasi Meeberlite!

Author: Rangga Putra

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *