Mengapa Analisis Kompetitor Penting untuk Restoran

Aplikasi Kasir Online - Analisi Kompetitor Restoran

Membuat competitor analysis atau analasis kompetitor sudah jadi keharusan bagi pengusaha resto, baik bagi pemula yang akan membuka outlet pertama ataupun pengusaha lama yang akan buka cabang baru. Hal ini penting mengingat dengan analisi kompetitor Anda dapat melakukan market positioning, value propositions, dan marketing strategy guna bertahan dalam kompetisi. Setelah sebelumnya Meeber menjelaskan bagaimana menentukan lokasi yang tepat bagi restoran, kali ini Meeber akan sajikan cara bagaimana menganalisa kompetitor sebagai acuan business plan.

Pertama, Anda perlu menyamakan definisi bahwa kompetitor adalah perusahaan lain yang terjun dalam industri yang sama dan menawarkan produk atau jasa yang mirip serta memasarkannya ke market yang sama dengan Anda. Dalam bisnis restoran, kompetitor tentu merupakan sesama penjual makanan dan minuman yang menjyasar target market serupa.

Direct Competitor

Adalah restoran lain yang sangat mirip dengan restoran Anda, baik dari segi menu, pelayanan, dan target consumernya. Sebagai contoh, McDonald’s dan Burger King yang menjual makanan cepat saji, salah satunya hamburger

Indirect Competiror

Adalah restoran lain yang menu dan pelayanannya berbeda dari restoran Anda tetapi memiliki target market yang berbeda. Meski sekilas tampak tidak saling berkompetisi, tetapi sebenarnya memancing konsumen di kolam yang sama. sebagai contoh Pizza Hut dan KFC

Dari dua jenis kompetitor di atas, berikut Meeber sajikan cara menganalisis kompetitor guna menentukan lokasi strategis bagi restoran Anda

  1. Buat List Kompetitor Di Area Lokasi Anda

Sebelum menganalisa, Anda perlu membuat daftar kompetitor yang akan menjadi lawan kompetisi usaha Anda, baik direct maupun indirect. Meeber sarankan Anda untuk membuat daftar dan melakukan mapping kompetitor dalam radius 10 km. Setelah itu Anda perlu merinci dan menganalisa masing-masing kompetitor dengan beberapa faktor, antara lain

  • SWOT: (Strengths) Apa kelebihan kompetitor? Maka Anda perlu lebih dari itu. (Weakness) Apa yang perlu dibenahi oleh kompetitor? Maka Anda perlu¬† menghindari kekurangan tersebut. (Opportunities) Bagaimana Anda memperbaiki kekurangan? (Threats) Apakah kompetitor punya keunikan yang belum Anda miliki? Maka Anda perlu membuat keunikan lain yang menarik perhatian calon customer
  • Analisis Operasional: Bagaimana mereka mengoperasikan bisnsi restoran sehari-hari? Anda perlu mencatat konsep restoran mereka, mission statement, tanggal berdiri, jam operasional, kapasitas ruangan dan pelanggan per hari, serta service dine in dan take away
  • Analisis Menu: Apa saja menu yang ditawarkan dan berapa harga yang dipatok? Anda perlu menganalisa menu mana yang paling laris, harga yang dipublish, serta keistimewaan menu (misal dari bahan, topping, atau paket menu menarik)
  • Analisis Promosi: Apa yang mereka tawarkan untuk menarik perhatian customer? Anda perlu memahami pola promosi, event yang berhubungan dengan promo, dan media promosi yang digunakan.
  • Analisis Feedback Pelanggan: Apa yang customer bicarakan tentang mereka? Anda bisa mencaritahu melalui media sosial atau restaurant review website untuk mendapatkan positif dan negatif feedback yang diberikan. Dari data tersebut kemudian Anda dapat merumuskan kembali SWOT kompetitor
  1. Hitung Estimasi Market Share

Pada dasarnya, kompetisi bukanlah hal yang buruk. Dengan adanya kompetitor Anda akan tertantang untuk membangun bisnis menjadi lebih besar lagi. Namun perlu diingat bahwa berkompetisi butuh strategi, untuk itulah diperlukan analisa kompetisi, termasuk perhitungan market share. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menghitung market share adalah:

  • Populasi dalam area tersebut
  • Populasi target market di sekitar lokasi
  • Jumlah customer yang sudah lebih dulu mengenali kompetitor

Sebagai contoh, jika dalam suatu area terdapat populasi 80.000 orang dan di antaranya terdapat 17.000 orang yang jadi target market kompetitor lalu sekitar 80 customer tiap harinya mendatangi restoran kompetitor, maka:

Estimasi market share = (estimasi total pelanggan per bulan / target market population) x 100%

= ((80 x 30) / 17.000) x 100%

=  14%

Kesimpulan

Setelah menuliskan list kompetitor dan menghitung estimasi market share, kini Anda dapat menentukan pilihan apakah lokasi tersebut sudah tepat untuk dijadikan tempat usaha. Sejatinya tidak ada lokasi yang paling benar untuk bisnis, sebab sebuah lokasi pasti akan berkembang seiring berjalannya waktu. untuk itu Anda perlu terus mengevaluasi lokasi usaha secara berkala.

Author: Winona Rianur

Winona Rianur adalah Meeber’s Content Strategist. Ia menulis tentang trends, tips, dan hal lain yang mampu meningkatkan value pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis, memahami pelanggan, dan meningkatkan kepercayaan diri. Winona juga dapat ditemui di winonarianur.com dan kanal media sosial lain dengan username winonarianur.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *