Apa Dampak Penurunan Tarif PPh Final Khusus UMKM?

Pada Juni 2018 ini Presiden Joko Widodo baru saja meluncurkan kebijakan baru bagi pengusaha UMKM, yaitu penurunan tarif PPh Final dari 1% menjadi 0.5% saja. Langkah ini diambil guna menggenjot pertumbuhan UMKM di Indonesia mengingat sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah ini merupakan faktor penting dalam menyeimbangkan keuangan Indonesia. Presiden Jokowi memaparkan bahwa keputusan ini hadir karena mendengar keluhan pelaku UMKM seIndonesia yang merasa angka 1% masih terlalu tinggi sehingga mereka berat membayar pajak.

Dengan adanya penurunan tarif tersebut harapannya pelaku UMKM lebih rajin lagi membayarkan kewajiban pajaknya. Setelah amnesty pajak yang ramai disosialisasikan pada 2017 lalu, kebijakan ini hadir untuk menumbuhkan kepatuhan dan kesadaran pajak masyarakat. Pemerintah juga membebaskan pengusaha saat melakukan pembayaran, bisa dengan tarif final maupun pembukuan. Penurunan tarif ini memungkinkan pengusaha untuk mengumpulkan lebih banyak keuntungan dan mengkonversikannya menjadi ekspansi usaha.

Sayangnya lahirnya keputusan ini tak lantas diterima baik oleh masyarakat, sebagian mendukung sementara yang lain memandang pesimis. Ada yang beranggapan bahwa penurunan tarif tidak akan memberikan dampak yang signifikan jika tidak dibarengi oleh beberapa faktor. Pertama, iklim usaha yang sehat. Kedua, ketersediaan jumlah uang yang beredah di masyarakat untuk memudahkan transaksi jual beli. Ketiga, perluasan akses modal bagi pelaku UMKM.

Namun sebelum itu semua, penting pula untuk mengajarkan bagaimana cara membuat pencatatan yang rapi. Sebab meski jumlah UMKM mulai banyak, tapi belum banyak yang punya pembukuan agar dapat memanfaatkan penurunan tarif PPh Final tersebut. Salah satu cara dapat ditempuh dengan memberikan atau mengajarrkan bagaimana sistem transaksi dan pencatatan keuangan dengan baik kepada pengusaha UMKM. Seperti yang pernah dilakukan Meeber POS pada akhir 2016 lalu yang telah mensupport 5.000 lisensi aplikasi kasir online lengkap dengan laporan keuangannya untuk UMKM seJawa Timur.

Author: Winona Rianur

Winona Rianur adalah Meeber’s Content Strategist. Ia menulis tentang trends, tips, dan hal lain yang mampu meningkatkan value pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis, memahami pelanggan, dan meningkatkan kepercayaan diri. Winona juga dapat ditemui di winonarianur.com dan kanal media sosial lain dengan username winonarianur.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *