Memulihkan Kondisi Keuangan Pasca Libur Lebaran

Cegah Penurunan Penjualan
Cegah Penurunan Penjualan

Libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1439 H telah usai.  Momen sungkeman, bagi-bagi THR, jalan-jalan sekeluarga ke tempat wisata juga sudah tuntas terlaksana di kampung halaman. Sekarang waktunya kembali ke kota, bekerja, dan kembali mengisi pundi-pundi uang guna menambal pengeluaran lebaran yang membengkak dan tidak terkendali. Perilaku boros saat lebaran selalu saja terulang tiap tahunnya – yang sudah sedia budget saja masih suka bocor, apa kabar yang let it flow? Menghadapi keborosan tahunan ini berikut Meeber berikan tips guna menyehatkan kembali kondisi keuangan Anda.

  1. Hitung pengeluaran selama libur lebaran

Meski tidak mampu mengingat semua pengeluaran, tapi ada baiknya Anda tetap melakukan cross check guna mengetahui ke mana saja uang mengalir. Ingat-ingat kembali transaksi pembelian apa yang membuat pengeluaran jadi membengkak melebihi anggaran. Setelah itu periksa dan atur kembali pos keuangan sesuai skala prioritas sebagai bahan evaluasi untun libur lebaran selanjutnya.

  1. Lunasi utang sebelum jatuh tempo

Biasanya ketika liburan, kartu kredit jadi alat pembayaran terampuh karena memungkinkan kita untuk membayar apapun tanpa khawatir ‘kehabisan’ uang. Kemudahan gesek sana sini seringnya menghadirkan penyesalan ketika liburan telah usai. Tak hanya itu, beberapa orang bahkan ‘meminjam’ dari pos dana lain, semisal dana pendidikan, untuk keperluan berlibur bersama keluarga besar. Nah, guna menstabilkan kondisi keuangan, ada baiknya Anda melunasi semua utang tersebut sebelum berkeinginan untuk melakukan pengeluran lain.

  1. Menambah penghasilan

Dana sudah benar-benar habis sementara kebutuhan nggak bisa nunggu sampai gajian? Menjadi freelancer adalah jawaban terbaik. Cari info lowongan pekerja lepas sesegera mungkin. Pastikan jobdesc, timeline, dan feenya cocok untuk menopang keuangan hingga akhir/awal bulan

  1. Disiplin

You will never always be motivated, you have to learn to be disciplined. Berbicara soal keuangan pasti erat hubungannya dengan disiplin mengatur alur pengeluaran. Sebab pada dasarnya bukan seberapa besar uang yang kita peroleh, melainkan seperti apa kebiasaan membelanjakan uang. Untuk itu segala tips di atas tidak akan berdampak apabila kita sendiri belum bisa tegas pada diri sendiri. Nggak mau kan keuangan terus berdarah-darah tiap ada tanggal merah?

Hari Raya memang identik dengan mudik, menjamu tamu, serta berlibur bersama keluarga besar. Nah, agar ke depannya dana simpanan tidak bocor sana sini untuk liburan, ada baiknya Anda menyiapkan budget khusus libur lebaran. Siapkan sejak jauh-jauh hari sehingga semua kebutuhan dan keinginan dapat terpenuhi. Akan jauh lebih baik pula jika THR yang akan diterima mendekati lebaran justru dapat digunakan untuk hal lain, semisal menabung atau investasi.

Author: Winona Rianur

Winona Rianur adalah Meeber’s Content Strategist. Ia menulis tentang trends, tips, dan hal lain yang mampu meningkatkan value pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis, memahami pelanggan, dan meningkatkan kepercayaan diri. Winona juga dapat ditemui di winonarianur.com dan kanal media sosial lain dengan username winonarianur.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *