7 Tipe Restoran di Dunia, Mana yang Pernah Anda Coba?

7 tipe restoran di dunia

Makin ke mari, makin banyak variasi restoran yang hadir, setuju? Keberagaman ini lahir dari penyesuaian antara jenis menu, proses pengolahan, dan experience yang dihadirkan. Tak hanya itu, dalam beberapa kasus variasi restoran juga dipengaruhi oleh geografi dan harga bahan pokok. Berikut tujuh tipe restoran unik di dunia, mana yang sudah Anda coba?

  1. Ethnic

Sesuai namanya, tipe restoran yang satu ini mengedepankan budaya dan tradisi dalam tiap sisi, mulai dari menu hingga dekorasi. Beberapa ethnic restaurant yang terkenal antara lain; Chinese restaurant, Italian restaurant, Korean restaurant, Mexican restaurant, hingga Indonesian restaurant. Tipe restoran ini masih jadi idola karena menghadirkan experience yang berbeda bagi pelanggan.

  1. Fast Food

Tipe restoran yang satu ini sudah tersebar hampir di seluruh negara berkat invasi besar-besaran dari merk penjaja ayam goreng dan burger asal Amerika. Restoran fast food kemudian melahirkan culture sendiri di masyarakat dunia, tidak hanya karena makanannya yang lezat tapi juga service restoran yang berbeda. Customer yang datang hanya perlu mengantre di kasir, membayar, menerima menu pesanan, lalu membawa traynya sendiri ke meja. Harga makanan yang ditawarkan pun terjangkau karena customer memang diharuskan untuk melayani diri mereka sendiri.

  1. Fast Casual

Pada dasarnya tipe restoran fast casual merupakan gabungan dari fast food dan casual dining. Makanan yang disajikan umumnya diolah layaknya di restoran casual dining. Sementara di sisi lain pelanggan tetap melayani dirinya sendiri layaknya di restoran fast food. Restoran fast casual dipercaya memiliki kualitas makanan yang baik dengan harga super terjangkau.

  1. Bistro

Brasserie and bistro awalnya merupakan restoran kecil yang menjamur dan berlokasi di basement rumah penduduk negara Paris. Menu yang disajikan umumnya merupakan resep rumahan Parisian, sebut saja cassoulet dan soup yang dapat dinikmati bersama kopi. Konsep restoran mungil ini kemudian menyebar saat perang dunia terjadi – banyak tentara Rusia yang mengadopsi konsep bistro dan menyebarkannya di negara lain, salah satunya Indonesia.

  1. Greasy Spoon

Greasy spoon sendiri berarti sendok yang tinggi lemak dan tinggi kalori. Secara terminilogy greasy spoon hadir untuk menggambarkan sebuah restoran kecil murah meriah yang menjajakan beragam fried food, seperti omellete, bacon, cheeseburger, dan bacon cheeseburger sekaligus. tipe restoran ini lahir di US sekitar tahun 1920 dan menyebar ke seluruh negara yang mayoritas penduduknya berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

  1. Cafetaria

Tipe restoran ini menyajikan makanan matang yang disajikan di belakang counter. Tipe restoran ini tidak punya table service. Umumnya customer perlu mengambil dan membawa tray masing-masing lalu memilih menu mana yang diinginkan ketika melewati counter. Beberapa cafetaria juga menyajikan menu mentah/setengah matang yang baru akan diolah setelah pembayaran. di italia, cafetaria disebut “mensa aziendale

  1. Teppanyaki

Banyak restoran di Jepang yang menawarkan menu teppanyaki grill. Teppanyaki sendiri berasal dari kata Teppan yang berarti piring besi dan Yaki yang berarti dipanggang, direbus, atau digoreng. Untuk itu tipe restoran teppanyaki memiliki experience yang berbeda karena pelanggan dapat menyaksikan langsung proses pengolahan makanan oleh para chef diĀ  atas teppanyaki. Customer yang datang ke restoran ini umumnya datang dalam grup dan duduk mengelilingi chef yang melakukan atraksi memasak dalam plate yang besar.

Secara umum, restoran memiliki arti sebagai tempat yang mempersilakan pelanggan duduk dan memesan makanan sesuai menu yang disediakan. Lalu seiring perkembangan zaman dan alkulturasi budaya, lahirlah beragam tipe restoran yang menghadirkan service dan menu yang beragam pula. Di antara tujuh tipe tersebut, mana kah yang sudah pernah Anda coba?

Author: Winona Rianur

Winona Rianur adalah Meeber’s Content Strategist. Ia menulis tentang trends, tips, dan hal lain yang mampu meningkatkan value pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis, memahami pelanggan, dan meningkatkan kepercayaan diri. Winona juga dapat ditemui di winonarianur.com dan kanal media sosial lain dengan username winonarianur.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *